
Press release adalah alat penting dalam strategi komunikasi perusahaan, terutama bagi perusahaan swasta yang ingin meningkatkan visibilitasnya di media dan pasar. Dengan press release yang baik, perusahaan dapat menyampaikan informasi penting secara efektif, membangun reputasi, dan menarik perhatian media. Namun, tidak semua press release mampu mencapai tujuannya. Untuk membuat press release yang efektif dan menarik perhatian media, diperlukan pendekatan yang tepat dan struktur yang jelas. Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis dalam membuat press release yang menarik, mulai dari penulisan judul hingga penyusunan konten inti.
Press release tidak hanya sekadar pengumuman formal; ia merupakan cerita yang harus disampaikan dengan cara yang menarik dan informatif. Tujuan utamanya adalah memberikan informasi kepada media dan publik tentang kejadian atau perubahan penting di perusahaan. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, press release yang efektif bisa menjadi kunci untuk mendapatkan liputan media, meningkatkan citra perusahaan, dan bahkan menghasilkan peluang bisnis baru. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan swasta untuk memahami prinsip-prinsip dasar dalam menulis press release yang berkualitas.
Mengapa press release penting? Karena media sering kali mencari berita yang segar dan relevan untuk dipublikasikan. Dengan menyediakan informasi yang menarik dan mudah dipahami, perusahaan dapat menarik minat editor dan jurnalis. Selain itu, press release juga berfungsi sebagai alat pemasaran yang efektif, karena dapat digunakan untuk memperkenalkan produk baru, mengumumkan acara, atau merespons situasi kritis. Dengan demikian, press release bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi bagian integral dari strategi komunikasi perusahaan.
Struktur Dasar Press Release yang Efektif
Sebelum mulai menulis, penting untuk memahami struktur dasar dari sebuah press release. Struktur yang jelas akan memudahkan pembaca (termasuk media) untuk memahami informasi yang disampaikan. Secara umum, press release terdiri dari beberapa bagian utama seperti judul, tanggal dan lokasi, isi utama, dan informasi kontak. Berikut penjelasan rinci mengenai setiap bagian:
-
Judul: Judul harus singkat, jelas, dan menarik. Gunakan kata-kata yang menunjukkan pentingnya informasi. Contoh: "Perusahaan X Mengumumkan Peluncuran Produk Baru yang Inovatif".
-
Tanggal dan Lokasi: Sertakan tanggal dan lokasi kejadian atau peluncuran. Ini memberikan konteks waktu dan tempat, yang sangat penting bagi media.
-
Isi Utama: Bagian ini berisi informasi utama yang ingin disampaikan. Mulailah dengan kalimat yang menjawab pertanyaan "5W+1H" (Who, What, When, Where, Why, How). Jelaskan secara ringkas apa yang terjadi, mengapa penting, dan bagaimana dampaknya.
-
Kutipan: Masukkan kutipan dari pemimpin perusahaan atau pihak terkait. Kutipan ini memberikan perspektif langsung dan memperkuat pesan yang disampaikan.
-
Informasi Kontak: Sertakan nama, jabatan, nomor telepon, email, dan website perusahaan. Ini memudahkan media untuk menghubungi sumber informasi.
-
Tambahan (Opsional): Bisa berupa foto, grafik, atau data tambahan yang mendukung informasi utama. Namun, pastikan tidak mengganggu struktur utama.
Struktur ini tidak hanya membantu dalam penyusunan, tetapi juga memastikan bahwa press release mudah dipahami dan sesuai dengan standar media. Dengan mengikuti struktur ini, perusahaan dapat meningkatkan kemungkinan press release mereka dipublikasikan oleh media.
Tips Menulis Judul yang Menarik
Judul adalah hal pertama yang dilihat oleh media dan pembaca. Oleh karena itu, judul harus menarik dan mampu memancing rasa ingin tahu. Berikut beberapa tips untuk menulis judul yang efektif:
-
Gunakan Kata Kunci Utama: Pastikan judul mengandung kata kunci utama yang relevan dengan topik. Misalnya, jika press release tentang peluncuran produk baru, gunakan kata seperti "Peluncuran", "Produk Baru", atau "Inovasi".
-
Buat Singkat dan Jelas: Hindari judul yang terlalu panjang atau rumit. Judul yang singkat dan jelas lebih mudah dipahami dan diingat.
-
Gunakan Kalimat Aktif: Kalimat aktif membuat judul terdengar lebih dinamis dan menarik. Contoh: "Perusahaan X Meluncurkan Produk Baru" daripada "Produk Baru Akan Diluncurkan oleh Perusahaan X".
-
Tambahkan Angka atau Data: Angka atau data bisa membuat judul lebih spesifik dan menarik. Contoh: "Perusahaan X Mengumumkan Peningkatan Penjualan Sebesar 30% pada Tahun Ini".
-
Jangan Gunakan Bahasa Formal Terlalu Berlebihan: Meskipun press release harus profesional, judul yang terlalu formal bisa terkesan kaku. Gunakan bahasa yang menarik namun tetap sopan.
Dengan judul yang menarik, press release memiliki peluang lebih besar untuk diterima dan dipublikasikan oleh media. Jadi, jangan abaikan pentingnya judul dalam proses penulisan press release.
Menyusun Isi Utama yang Menarik
Setelah judul yang menarik, langkah selanjutnya adalah menyusun isi utama dari press release. Bagian ini harus mengandung informasi yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami. Berikut beberapa panduan untuk menyusun isi utama yang efektif:
-
Mulai dengan Informasi Terpenting: Sesuaikan dengan prinsip "inverted pyramid" dalam jurnalisme, yaitu menyampaikan informasi paling penting terlebih dahulu. Jangan menyembunyikan fakta utama di akhir.
-
Gunakan Kalimat Pendek dan Jelas: Hindari kalimat yang terlalu panjang atau kompleks. Gunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh semua pembaca.
-
Sertakan Fakta dan Data: Fakta dan data yang relevan akan memperkuat pesan dan memberikan otoritas pada press release. Contoh: "Perusahaan X telah mencatat peningkatan penjualan sebesar 30% pada tahun ini."
-
Jelaskan Dampak dan Manfaat: Jangan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga jelaskan bagaimana informasi tersebut bermanfaat bagi pembaca. Misalnya, jika press release tentang peluncuran produk baru, jelaskan manfaat yang ditawarkan produk tersebut.
-
Hindari Bahasa Promosi Terlalu Berlebihan: Meskipun press release bertujuan untuk mempromosikan perusahaan, hindari penggunaan bahasa promosi yang berlebihan. Gunakan bahasa yang objektif dan profesional.
Dengan menyusun isi utama yang menarik, press release akan lebih mudah diterima oleh media dan pembaca. Selain itu, isi utama yang baik juga akan meningkatkan kredibilitas perusahaan dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan.
Membuat Kutipan yang Kuat dan Relevan
Kutipan adalah elemen penting dalam press release karena memberikan perspektif langsung dari pihak terkait. Kutipan yang kuat dan relevan dapat memperkuat pesan dan memberikan wawasan tambahan. Berikut beberapa tips untuk membuat kutipan yang efektif:
-
Pilih Orang yang Tepat: Kutipan harus datang dari orang yang memiliki otoritas atau pengetahuan tentang topik yang dibahas. Biasanya, ini adalah CEO, manajer, atau ahli di bidang tertentu.
-
Gunakan Bahasa yang Alami: Kutipan harus terdengar alami dan tidak terkesan terlatih. Hindari kalimat yang terlalu formal atau berlebihan.
-
Sesuaikan dengan Tujuan Press Release: Jika press release bertujuan untuk mempromosikan produk, kutipan harus mencerminkan antusiasme dan keyakinan terhadap produk tersebut.
-
Jangan Terlalu Panjang: Kutipan yang terlalu panjang bisa mengganggu alur teks. Buat kutipan singkat dan jelas.
-
Tambahkan Perspektif yang Berbeda (Opsional): Jika memungkinkan, tambahkan kutipan dari pihak lain, seperti klien atau mitra bisnis, untuk memberikan perspektif yang lebih luas.
Kutipan yang kuat dan relevan akan memperkuat pesan press release dan meningkatkan daya tariknya bagi media. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih mudah menarik perhatian dan mendapatkan liputan yang diinginkan.
Menyertakan Informasi Kontak yang Jelas
Bagian informasi kontak adalah bagian penting dalam press release karena memberikan jalan bagi media dan pembaca untuk menghubungi sumber informasi. Informasi kontak yang jelas dan mudah diakses akan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan terhadap perusahaan. Berikut beberapa tips untuk menyertakan informasi kontak yang efektif:
-
Nama dan Jabatan: Sertakan nama lengkap dan jabatan orang yang bertanggung jawab atas informasi dalam press release. Contoh: "Ibu Siti Nurhaliza, Manajer Pemasaran".
-
Nomor Telepon: Sertakan nomor telepon yang dapat dihubungi. Pastikan nomor tersebut aktif dan dapat diakses.
-
Email: Sertakan alamat email resmi perusahaan. Email yang profesional akan meningkatkan kesan positif.
-
Website: Tambahkan link ke situs web perusahaan. Ini memudahkan pembaca untuk mencari informasi tambahan.
-
Media Contact (Opsional): Jika perusahaan memiliki tim hubungan masyarakat, tambahkan informasi kontak khusus untuk media.
Dengan informasi kontak yang jelas, perusahaan dapat memastikan bahwa media dan pembaca dapat menghubungi sumber informasi dengan mudah. Hal ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas, tetapi juga mempercepat respons dari media terhadap press release.
Menambahkan Tambahan yang Mendukung
Meskipun tidak wajib, tambahan seperti foto, grafik, atau data tambahan dapat memperkaya press release dan memberikan gambaran yang lebih jelas. Berikut beberapa tips untuk menambahkan elemen tambahan:
-
Foto Berkualitas Tinggi: Jika press release berkaitan dengan acara, peluncuran produk, atau kegiatan perusahaan, tambahkan foto berkualitas tinggi. Pastikan foto tidak terlalu besar dan tidak mengganggu struktur teks.
-
Grafik atau Diagram: Jika press release menyampaikan data atau angka, tambahkan grafik atau diagram yang jelas dan mudah dipahami.
-
Link ke Situs Web atau Media Sosial: Tambahkan link ke situs web perusahaan atau akun media sosial untuk memperluas akses informasi.
-
Catatan Tambahan (Opsional): Jika ada informasi tambahan yang relevan, seperti riwayat perusahaan atau visi misi, tambahkan sebagai catatan.
Tambahan yang relevan dan berkualitas akan meningkatkan daya tarik press release dan memberikan informasi tambahan yang berguna bagi pembaca. Namun, pastikan tambahan tidak mengganggu struktur utama dan tetap sesuai dengan tujuan press release.